Perbedaan Antara HDD dan SSD

 

Di tahun 2017 ini harga SSD semakin murah, banyak analisis dari ahli yang menyebutkan bahwa perbedaan harga antara SSD dan HDD akan semakin menipis antara tahun 2018 – 2020, dan semakin banyak orang yang menggunakan SSD untuk berbagai penggunaan yang berbeda. Di tahun 2014, SSD telah digunakan oleh sekitar 21% laptop yang ada di dunia, dan para analis memperkirakan bahwa angka ini akan naik dua kali lipat di tahun 2017 ini. Dan penurunan penggunaan HD akan semakin menurun, dimana diperkirakan akan menurun dari 79% di tahun 2014 menjadi sekitar 59% di tahun 2017 ini.

Pada post kali ini saya akan membahas 5 perbedaan antara HDD dan SSD untuk melihat pilihan yang terbaik untuk kamu.

1. Perbedaan Antara HDD dan SSD: Kecepatan

Saat membandingkan dua tipe drive penyimpanan ini, kecepatan data write dan data read menjadi pembeda yang paling utama antara HDD dan SSD.

HDD menggunakan magnet yang ditaruh di piringan berputar untuk menyimpan data. Semakin cepat piringan berputar menentukan seberapa cepat data disimpan. Sedangkan SSD menggunakan memori flash dan prosesor tertanam untuk menyimpan data.

SSD menawarkan kinerja yang lebih cepat, baik untuk komputer kelas konsumen ataupun kelas server.

2. Perbedaan Antara HDD dan SSD: Keandalan

Karena tidak ada bagian yang bergerak, SSD cenderung lebih awet dan lebih tahan terhadap goncangan. Proses read/write tidak terdegredasi, dan SSD akan menjaga integritas data selama lebih dari 200 tahun.

Sementara HDD menggunakan piringan yang berputar hingga 7.200 putaran per menit, yang bisa menimbulkan keausan, dan juga lebih rentan terhadap kerusakan ketika terjatuh atau terbentur.

3. Perbedaan Antara HDD dan SSD: Masa Hidup

HDD memiliki masa hidup yang lebih pendek, karena HDD hanya memiliki beberapa nanometer yang memisahkan piringan dan kepala read/write. Benturan yang tidak disengaja dapat menyembabkan hilangnya data atau malah menyebabkan kegagalan total.

4. Perbedaan Antara HDD dan SSD: Konsumsi Daya

Lagi-lagi karena HDD menyimpan data pada magnet di piringan yang berputar, tentunya membutuhkan tenaga ekstra untuk menyalakan piringan stasioner dan memindahkan kepala read/write. Sementara konsumsi daya SSD digunakan semata-mata hanya untuk menyimpan data, tidak ada gerakan yang menggunakan tenaga ekstra.

Jakartawebhosting.com

5. Perbedaan Antara HDD dan SSD: Harga

HDD menawarkan kapasitas penyimpanan yang lebih besar dengan harga yang lebih murah. Dan meski SSD memiliki harga yang lebih mahal, namun terbukti tipe storage ini memiliki kinerja yang lebih cepat.

Banyak penyedia hosting yang mengatakan bahwa mengganti HDD ke SSD dapat meningkatkan kinerja website, dimana dengan meng-upgrade ke SSD dapat memuat halaman lebih cepat 20 kali dibandingkan menggunakan HDD.

Jakartawebhosting.com
AD INJECTION TEST ADVERT 728x90