Mengoptimalkan Gambar Untuk Meningkatkan SEO

 

Kebanyakan ketika orang berpikir mengenai search engine optimization (SEO), mereka mengasosiakannya dengan mengoptimalkan konten berbasis teks menggunakan keywords. Namun, website saat ini tidak lagi mengandalkan teks, peluang menggunakan gambar untuk SEO hampir sama dengan menggunakan teks. Jadi, sangat penting agar kamu juga mengoptimalkan gambar untuk meningkatkan SEO agar peluang muncul di halaman pertama hasil pencarian semakin bagus.

SEO berbasis gambar pada prinsipnya hampir sama seperti SEO biasa, namun karena mesin pencari tidak dapat ‘melihat’ gambar, maka mereka bergantung pada cara lain untuk menerjemahkan gambar tersebut dan menentukan relevansinya. Prosesnya adalah membuat SEO agar search engine mudah mengetahui isi sebenarnya dari gambar tersebut.

Tidak terlalu rumit untuk melakukannya, yang perlu kamu lakukan adalah dengan menambahkan beberapa aspek saja. Kali ini saya akan membahas cara mengoptimalkan gambar untuk meningkatkan SEO.

1. Menggunakan Nama File Yang Deskritif Untuk Gambar

Biasanya jika menggunakan gambar hasil jepretan kamera atau smartphone, nama file gambar seperti IMG_20160918_12345. Sebaiknya jika nama file gambar masih seperti ini jangan langsung meng-uploadnya. Ubah dulu namanya menjadi lebih deskritif, dan jangan lupa menambahkan fokus keyword yang kamu inginkan.

Misalnya kamu ingin meng-upload gambar untuk website atau blog mengenai travel, lebih baik ganti name file menjadi seperti misalnya pengalaman-backpacker-ke-malaysia.jpg atau ganti yang sesuai dengan keyword yang kamu fokus. Atau biasanya saya menulis nama file gambar sama seperti judul halaman web yang saya tulis.

Jakartawebhosting.com

2. Menggunakan Alt Tags

Alt Tags pada dasarnya merupakan alternatif berbasis teks jika gambar tidak berhasil di-load. Terdengar sepele, namun dalam SEO, sebenarnya hal ini sangat penting karena di dalamnya berisi deskripsi dari gambar, dimana search engine seperti Google menggunakannya secara sering. Untuk menulis Alt Tag, pastikan kamu menggunakan keywords yang kamu inginkan, dan pastikan juga tetap relevan dengan gambar tersebut.

3. Mengurangi Ukuran File Gambar

Salah satu aspek SEO yang paling mendasar adalah seberapa cepat waktu loading dari suatu website. Dan gambar dapat membuat website kamu semakin lambat, jika kamu tidak menanganinya secara hati-hati. Itu lah mengapa sebisa mungkin kamu harus mencoba untuk mengurangi ukuran file gambar sekecil mungkin tanpa mempengaruhi kualitasnya terlalu banyak.

Ada banyak cara untuk mengoptimalkan gambar, bisa menggunakan software pengolah foto seperti Photoshop dan lain sebagainya, serta di internet ada banyak tool online seperti Kraken dan masih banyak lagi. Atau jika kamu menggunakan CMS seperti WordPress ada juga banyak plugin untuk mengoptimalkan gambar.

4. Membuat Sitemap Gambar

Sitemap digunakan untuk memberi tahu search engine untuk menelusuri tentang semua komponen website yang berbeda, dan kamu dapat menambahkan gambar ke sitemap yang ada atau membuat sitemap gambar sendiri. Melakukan hal ini dapat mempermudah search engine untuk meng-crawl dan mengidentifikasi gambar yang ada di website kamu, terutama jika mereka disertakan di JavaScript, pop-ups atau form lainnya yang tidak disebutkan langsung dalam kode. Setelah membuat sitemap gambar, kamu bisa mengirimkannya ke Google atau mesin pencari lainnya secara langsung.

Jakartawebhosting.com
AD INJECTION TEST ADVERT 728x90